Praja Fishing

Minggu, 11 Juli 2010

Cara Memasang Umpan

Beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk memasang umpan, yaitu :

A. Mata kail
Mata kail berperan sangat penting dalam menggunakan umpan sotong (cumi) hidup, apabila kail itu besar dan berat maka ia akan membunuh umpan tersebut. Anda perlu menyesuaikan kail dengan umpan. Mata kail berukuran antara 1/0 hingga 8/0 adalah yang paling sesuai terutama yang diperbuat daripada "carbon steel" karena kail yang diperbuat daripada jenis ini adalah sangat ringan. Penggunaan kail tergantung pada ikan yang ingin di pancing, misalnya untuk ikan Tenggiri mata kail berukuran antara 5/0 hingga 7/0 dapat digunakan adapun untuk ikan jenis Tuna yang besar maka ukuran 5/0 hingga 10/0 yang digunakan.

B. Jenis perambut

Jenis perambut (Bali: perambat) yang digunakan juga berperan sangat penting karena akan menentukan umpan tersebut dapat bergerak secara alami serta jenis kail yang perlu digunakan. Cobalah gunakan jenis "wire leader" yang paling halus sekali dari jenis 25 lb hingga 40 lb untuk ikan tenggiri dan 80 lb hingga 120 lb untuk ikan jenis Pari atau Pe atau cobalah gunakan jenis "mono leader" antara 60 lb hingga 120 lb dengan kail dari jenis "O'Shaughnessy" yang mempunyai batang (shank) yang panjang.

I. Umpan Ikan Hidup (Life Bait)


1. Cara memasang umpan untuk memancing di permukaan air (Surface Fishing)

Jika kita menginginkan umpan hidup bermain di atas permukaan air dimana ikan yang diburu seperti ikan tenggiri, ikan layaran atau mersuji. Kita memasang mata kail pada umpan ikan hidup pada beberapa bagian supaya umpan ikan tersebut akan berenang hanya beberapa kaki di permukaan air. Kita memasang mata kail pada belakang ikan dekat dengan ekor, boleh juga memasang mata kail di bagian belakang kepala atau melalui mulut ikan umpan tersebut.


2. Cara memasang umpan untuk memancing ke dasar atau ke bawah (Bottom Fishing)
Jika kita menginginkan umpan hidup kita bermain di dasar atau di bawah permukaan air dimana ikan yang diburu seperti ikan gerepoh (GT), kakap. . Kita memasang mata kail pada umpan ikan hidup pada beberapa bagian supaya umpan ikan tersebut akan berenang di dasar laut atau di bawah air. Kita memasang mata kail pada belakang ikan dekat dengan ekor dimana kail di letakkan pada bagian bawah ikan.

3. Cara memasang umpan untuk memancing di arus yang kuat atau menggunakan batu pemberat. (Fast current or with sinkers)

Ketika kita memancing di arus yang deras, kita memerlukan batu pemberat untuk umpan ikan hidup itu berada di tahap kedalaman yang kita tentukan. Kita memasang mata kail pada umpan ikan hidup pada beberapa tempat supaya umpan ikan itu hanya berenang di dasar laut atau di bawah air. Pasang mata kail pada belakang kepala ikan dimana kail diletakkan pada bagian atas ikan atau melalui mata umpan ikan tersebut. Cara ini dapat membantu ikan tersebut berada pada tahap yang ditentukan dan juga ikan tidak akan mati dengan cepat.


II. Umpan Sotong

Salah satu umpan yang paling digemari oleh pemancing di dunia adalah sotong atau cumi, dan umpan ini dapat digunakan secara seekor atau secara irisan maupun hidup atau yang sudah mati. Bagi saya sotong adalah umpan yang paling bagus digunakan sebagai umpan karena sotong adalah makanan utama ikan di laut. Dapat dikatakan semua ikan di laut memakan sotong.

A. Cara menyimpan Umpan Sotong
Terdapat banyak jenis sotong yang ada di perairan negara kita dan boleh dikatakan semua jenis sotong boleh digunakan dari jenis sotong gurita (octopus), sotong pisang (squid), sotong arus (cuttlefish) dan lainnya lagi.
Bagi penggunaan sotong kita haruslah menyimpannya dengan baik karena sotong yang busuk atau rusak tidak akan menarik minat ikan untuk memakannya. Selalulah menggunakan sotong yang segar dan baik.
Cara untuk menyimpan sotong supaya selalu segar adalah membalutnya dengan kertas koran beberapa ekor sebungkus dan dimasukan ke dalam es yang dihancurkan (buried in crushed ice). Tentukan setiap bungkusan hanya terdapat antara 3-5 ekor sotong. Dengan membuat begini kita akan hanya mengeluarkan sebungkus setiap untuk digunakan.
Apabila perahu atau boat yang anda naiki itu mempunyai tempat untuk menyimpan umpan hidup (life bait well), boleh anda menangkap sotong dan menyimpan di dalamnya. Namun yang perlu diperhatikan bahwa terdapat air yang selalu mengalir di dalamnya serta minyak tidak masuk ke dalam tempat menyimpan sotong tersebut. Apabila anda memancing diwaktu malam sediakan lampu menyala di dalam tempat penyimpanan sotong tersebut karena ini dapat menahan sotong dari mati.

B. Cara Memasang Umpan Sotong
1. Sotong Hidup

Beberapa cara untuk memasang umpan sotong hidup tersebut, yaitu :
Pada bagian ekor sotong kita perhatikan, di atas dekat dengan ekor sotong terdapat satu lubang di antara ekor sotong, masukkan mata kail melalui lubang tersebut dan cangkuk keluar kail tersebut melalui sisi yang sama.


Sekiranya umpan itu besar atau kita perlu menggunakan 2 mata kail maka satu mata kail dimasukkan ke dalam sotong tersebut dan satu lagi dibiarkan di luar sotong tersebut


III. Umpan Udang

Salah satu umpan yang digemari oleh pemancing adalah udang dan digunakan secara seekor atau secara irisan maupun hidup atau yang sudah mati. Umpan udang adalah umpan yang saya gemari karena udang adalah makanan utama ikan di laut, muara dan di sungai. Dapat dikatakan semua ikan suka memakan umpan udang.

A. Cara menyimpan Umpan Udang

Untuk penggunaan umpan udang kita haruslah menyimpannya dengan baik karena udang yang busuk atau rusak tidak akan menarik minat ikan untuk memakannya. Selalulah menggunakan udang yang segar dan baik. Apabila membeli udang pastikan yang masih segar dengan cara menarik kepala udang tersebut tidak mudah tercabut, apabila kepalanya mudah tercabut maka udang tersebut tidak segar lagi.

Cara untuk menyimpan udang yang masih hidup (life bait) adalah dimasukan kedalam wadah udang yang dapat air dan udara mengalir masuk kedalamnya, tempat atau wadah udang sebaiknya dapat dimasukan ke dalam air laut dengan dikaitkan seutas tali, hal yang terpenting adalah dalam wadah udang harus gelap atau tidak terang yang tembus langsung oleh cahaya matahari supaya udang tetap hidup. Untuk udang yang mati dan agar selalu segar adalah membungkusnya dengan kertas beberapa ekor sebungkus dan memasukannya ke dalam es yang dihancurkan. (buried in crushed ice). Dapat juga udang dibekukan terlebih dahulu. Tentukan setiap bungkus kertas hanya terdapat antara 5-10 ekor saja.

B. Cara memasang Umpan Udang Hidup


Pada bagian ekor udang kita perhatikan mempunyai garisan, ini adalah saraf belakang dan kita sepatutnya tidak mencangkuk mata kail di sini karena akan membunuh udang tersebut.

Masukkan mata kail di sebelah saraf tersebut dan cangkuk keluar kail tersebut melalui sisi yang berlawan (opposite).


Kita dapat juga mencangkuk udang tersebut pada kepala melalui kulit kepala di leher udang tersebut dan cangkuk keluar kail melalui mata udang tersebut.
Untuk umpan udang lipan (Mantis Prawn) terdapat pula beberapa tempat dimana kita dapat mencangkuk kail. Udang lipan yang hidup adalah yang terbaik untuk memancing ikan dari jenis ikan Kakap Merah, Jenaha dan Kerapu.



Untuk umpan yang segar atau mati kita dapat menggunakan cara di atas atau mencangkuk melalui ekor ke badan udang tersebut atau beberapa ekor sekaligus sekiranya udang tersebut kecil.

Berikut contoh-contoh cara memasang umpan lainnya:

Lainnya:

Lainnya lagi:

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar